Pages

Ads 468x60px

Blogger templates

Blogger news

widget bergerak

Selasa, 20 November 2012

ARTIKEL



     A.Pengertian Artikel
              
              Artikel adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.Menurut KBBI, pengertian artikel adalah “karya tulis lengkap” misalnya laporan berita atau esai dalam majalah. Menurut definisi ini sebuah artikel idelanya membahas seluk beluk suatu tema secara tuntas. 
         
              Artikel dapat didefinisikan sebagai bentuk karangan yang berisi analisis suatu fenomena alam atau sosial dengan maksud menjelaskan siapa, apa, kapan, di mana, bagaimana, dan mengapa fenomena itu terjadi.Artikel-artikel dalam berbagai majalah dan surat kabar pada umumnya dapat digolongkan sebagai karangan eksposisi. Karangan yang berbentuk eksposisi biasanya berisi penjelasan-penjelasan yang bersifat informatif atau instruktif tentang berbagai aspek kehidupan,seperti pendidikan, agama, keuangan, kesehatan, keluarga, olahraga, ilmu dan teknologi, kesusastraan, hukum, dan lain-lain.

              Artikel juga dapat digolongkan sebagai karangan argumentasi. Karangan yang berbentuk argumentasi pada umumnya bertujuan untuk meyakinkan pembaca akan pendapat atau sikap pengarang tentang suatu hal. Untuk tujuan itu, pengarang biasanya mengemukakan fakta-fakta, analisis fakta-fakta itu, dan kesimpulan berdasarkan analisis tersebut. Semua ini merupakan argumentasi yang digunakan oleh pengarang untuk meyakinkan pembaca.

     B.Ciri-ciri artikel adalah sebagai berikut.

1.     Lugas: tulisan langsung menuju persoala
2.     Logis: segala keterangan yang dipaparkan harus memiliki dasar dan  alasan yang masuk akal dan dapat diuji kebenarannya
3.     Tuntas: masalah atau tema yang dipilih dipaparkan secara             mendalam
4.     Obyektif: keterangan yang disajikan sesuai dengan data dan fakta
yang ada
5.     Cermat: berusaha menghindari berbagai kekeliruan walau sekecil  apapun
6.     Jelas dan padat: keterangan mudah dipahami
Tidak melibatkan emosi yang berlebihan  Menggunakan bahasa baku dan memperhatikan tanda baca




       C.Tujuan Penulisan Artikel :

 -Tujuan Penugasan
  Misalnya seorang siswa sekolah yang diberi tujuan untuk menulis sebuah artikel.
 -Tujuan Informasi
  Artikel yang tujuannya semata-mata untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai sebuah hal.

 -Tujuan Persuasi (membujuk)
  Artikel yang mengulas sesuatu hal yang didalamnya terkandung muatan pembujukan kepada pembaca untuk melakukan suatu hal atau membeli suatu barang. Misalnya artikel tentang diabetes yang terselip materi promosi akan suatu produk bebas gula yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Secara tidak langsung, ini menjadi sanggahan akan ciri obyektif sebuah artikel yang telah disebutkan diatas.

 -Tujuan Entertainment
  Artikel yang tujuannya untuk menghibur pembaca.

 -Tujuan Eksistensi
  Artikel yang ditulis untuk menjadi penegasan diri atau untuk menyatakan eksistensi diri penulis kepada pembaca.

 -Tujuan Kreatif
  Artikel yang ditulis untuk penyaluran suatu ide.

 -Tujuan Pemecahan masalah
  Yakni artikel yang ditulis dengan tujuan membantu pembaca memecahkan permasalahan yang dihadapi.
Namun menurut kangmoes, batas-batas dari penulisan artikel bisa menjadi lebih luas lagi. Dengan kata lain,definisi artikel atau pengertian artikel bisa pula tergantung konteks keilmuan yang dihadapi oleh penulis artikel.

     D.Jenis-jenis Artikel

 1. Artikel Eksploratif
     Artikel yang mengungkapkan fakta-fakta berdasarkan kajian dari penulisnya
 2. Artikel Eksplanatif
     Artikel Eksplanatif adalah artikel yang menerangkan sesuatu.
 3. Artikel Deskriptif
     Artikel ini menggambarkan suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat.
 4. Artikel  Prediktif
     Artikel Prediktif adalah artikel yang berisi perhitungan atau ramalan tentang apa yang bakal terjadi di       saat nanti berdasarkan perhitungan penulisnya.


 5.  Artikel Preskriptif
      Artkel yang memberi tuntunan kepada pembacanya untuk melakukan sesuatu sehingga tidak mengalami kekeliruan atau kesalahan.

     E.Langkah-langkah pembuatan artikel sebagai berikut :

1.     Menentukan tema yang ingin dituliskan
2.     Membuat kerangka karangan agar tulisan yang dihasilkan tidak melebar ke permasalahan lain
3.     Penulisan artikel harus memperhatikan kepaduan antara satu paragraf dengan paragraf yang lain
4.     Wawasan yang dimiliki penulis sangat mempengaruhi hasil tulisan
5.     Pemilihan judul harus diperhatikan dengan baik karena judul merupakan wakil keseluruhan isi tulisan

       F.Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat artikel sebagai berikut rinciannya:
1.     Gunakan bahasa yang mudah dimengerti.
Penjabaran dari bahasa yang mudah dimengerti sangatlah luas    namun  ada beberapa hal yang perlu diprioritaskan seperti:     - Bahasa yang anda sampaikan harus sopan dan menggunakan bahasa  yang resmi bukan bahasa gaul     - Gunakan singkatan yang resmi jika anda ingin menggunakan singkatan.
2.      Buat judul yang semenarik mungkin sehingga pembaca tertarik untuk membacanya.
3.      Berikan ulasan yang jelas dan lugas dalam membahas sebuah topik.
4.     Berikan kesan baik, sopan, ramah dan bersahabat serta tambahkan sedikit humor akan lebih baik.
5.     Berikan informasi yang jelas mengenai artikel yang anda buat.
Salah satu tujuannya yaitu untuk memberitahu bahwa anda telah menulis artikel tersebut, kali saja ada yang butuh atau sekedar penasaran dengan artikel yang telah kita tulis itu. Sehingga artikel tersebut dapat dijadikan referensi bagi si pembaca.
6.      Jangan mengcopy paste.
Sebenarnya tak ada salahnya jika kita melakukan copy paste (disebut juga copas) artikel orang lain, hanya saja kita mesti mengikuti aturan mainnya dulu. Seperti meminta izin kepada pemilik artikel sampai menyertakan sumber artikel tersebut dalam artikel hasil copas kita.
 
    G.Manfaat Membuat Artikel

 1.Menambah Pengetahuan
    Menulis artikel akan menambah pengetahuan karena kita tentunya sudah tau apa yang akan kita tulis baik dari referensinnya pun sebelum kita tulis pasti juga kita baca dulu kan , maka dari itu lebih baik tidak copas sehingga kita bisa menambah pengetahuan. 

 2.Menambah Daya Pikir Otak
    Menulis artikel hasil pikiran kita sendiri akan menambah daya pikir otak , karena saat kita menulis artikel tentunya kita juga berfikir tentang kata apa yang akan kita tulis maka semakin banyak artikel yang kita pikirkan daya pikir otak kita pun akan bertambah .
3.Melatih Mengetik 10 jari
    Manfaat lain buat kita adalah kita bisa lancar mengetik dengan 10 jari , ini saya alami sendiri dulu saya tidak bisa mengetik sepuluh jari namun karena tiap hari kerjaannya cuma membuat dan mengetik artikel lama-lama kita jadi terbiasa dengan keyboard dan bisa mengetik dengan 10 jari .

 4.Konten Original
    Manfaat lain dari segi rating kita di google , kita semua tau bahwa google sangat suka konten atau artikel yang original , jadi dengan kita tidak copas kita bisa membuat konten original yang kita punyai sendiri , maka akan diberi nilai + oleh google sendiri.
 5.Bangga dengan hasil karya sendiri
    Coba bandingan dengan perasaan bangga akan karya sendiri dengan karya copas milik orang lain , pastilah kita bangga dengan karya kita sendiri , manfaat lain dari menulis artikel sendiri adalah kita merasa bangga dengan apa yang kita buat dan kita kerjakan , kita akan merasa puas bahwa itulah hasil karya saya , sehingga kita jadi tambah semangat untuk menulis artikel yang lain pula.


       H. Contoh Artikel

Permasalahan Internet Untuk Pendidikan

       Penjabaran di atas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian di bawah ini.        Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).        Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak. Misalnya Akses Internet masih mahal.
       Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
      Guru belum siap. Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya. Jika setiap guru di Indonesia membuat dua soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas

3 komentar:

Cuteki greetings